Home Teknologi Cara Mengatasi Laptop Tidak Bisa Dimatikan

Cara Mengatasi Laptop Tidak Bisa Dimatikan

laptop tidak bisa dimatikan

Tentunya jika sudah selesai menggunakan laptop, Anda perlu mematikannya karena sudah tidak digunakan kembali. Namun apa jadinya jika laptop tidak bisa dimatikan? Hal ini tidak jarang terjadi di beberapa laptop. Ciri-cirinya adalah layar laptop sudah dalam keadaan mati, namun lampu indikator dan kipas masih dalam keadaan menyala.

Jika membiarkannya terus menerus, tentu laptop akan overheat dan akan mengakibatkan kerusakan pada komponen lainnya. Terdapat beberapa penyebab kenapa laptop tidak bisa dimatikan, mulai dari permasalahan pada software hingga komponen hardware. Agar lebih jelas lagi, berikut ini adalah penyebab dan cara mengatasi laptop yang tidak bisa dimatikan.

Penyebab Laptop Tidak Bisa Dimatikan

1. Serangan Virus

Laptop yang tidak dapat dimatikan setelah digunakan bisa disebabkan karena serangan virus pada sistemnya. Adanya virus di dalam perangkat laptop bisa jadi disebabkan karena Anda tidak mengaktifkan antivirus ketika menghubungkan ke flashdisk atau membuka website tertentu.

2. Terdapat Data yang Corrupt

Adanya serangan virus bisa jadi juga menyebabkan data yang terdapat di dalam laptop menjadi corrupt. Data yang corrupt ini lah yang bisa juga membuat laptop tidak bisa-bisa dimatikan walaupun layarnya sudah dalam keadaan mati.

Cara Mengatasi Laptop Tidak Bisa Dimatikan

1. Cek Apakah Ada Virus

Virus yang menyerang perangkat laptop akan membuat file sistem atau registry dapat terhapus. Jika terdapat file registry yang terhapus, maka akan menyebabkan masalah pada laptop, salah satunya adalah tidak dapat dimatikan.

Jika terdapat virus yang menyerang laptop, maka Anda dapat membersihkannya dengan menggunakan antivirus. Jika belum memiliki software antivirus, Anda dapat menginstal beberapa antivirus yang memiliki kualitas bagus, seperti Avast, Avira, atau Smadav.

Anda pun dapat juga menggunakan antivirus bawaan Windows, yaitu Windows Security yang kinerjanya pun tidak kalah dengan antivirus lainnya. Dengan menggunakan Windows Security, sistem operasi Windows yang terdapat di laptop pun tidak akan bekerja dengan berat.

Cek Apakah Ada Virus

2. Cek/Uninstall Registry

Jika laptop yang Anda gunakan terkena virus dan sudah sampai membuat file registry mengalami kerusakan, maka solusinya adalah dengan memperbaiki registry tersebut sesegera mungkin agar sistem operasi tidak mengalami masalah.

Untuk memperbaiki file registry, Anda dapat menggunakan bantuan aplikasi CCleaner. Berikut ini adalah beberapa langkah menggunakan aplikasi CCleaner untuk memperbaiki file registry.

  • Jika Anda belum memiliki aplikasi CCleaner, silahkan mengunduh dan menginstalnya terlebih dahulu.
  • Setelah proses instalasi selesai, langkah selanjutnya adalah dengan membuka aplikasi tersebut.
  • Pada halaman utama CCleaner, pilih menu Registry lalu klik opsi Scan for Issues.
  • Tunggu hingga proses pemindaian berhasil dilakukan. Jika sudah selesai, klik tombol Fix Selected Issues.
  • Nantinya jika Anda mendapatkan pesan “Do you want to backup the registry..” pilih opsi Yes.
  • Langkah selanjutnya Anda hanya perlu menunggu hingga proses perbaikan file registry berhasil dilakukan.

3. Mematikan Fast Startup

Cara mengatasi laptop ngehang tidak bisa dimatikan selanjutnya adalah dengan mematikan fitur fast startup. Fitur ini sendiri terdapat pada sistem operasi Windows 8 yang berfungsi untuk menyalakan atau mematikan perangkat laptop dengan lebih cepat.

Namun disisi lain, fitur ini pun juga dapat mengakibatkan beberapa masalah yang terjadi pada laptop, salah satunya adalah tidak bisa dimatikan. Berikut ini adalah cara mematikan fast startup untuk mengatasi masalah laptop yang tidak bisa dinyalakan.

  • Langkah pertama yaitu dengan membuka menu Control Panel.
  • Setelah masuk ke halaman Control Panel, pilih menu Power Options.
  • Kemudian pilih opsi “Choose what the power buttons do”.
  • Langkah selanjutnya Anda dapat klik keterangan “Change settings that are currently unavailable”.
  • Di halaman selanjutnya, Anda dapat menghilangkan centang pada opsi “Turn on fast startup”.

4. Menginstall Aplikasi

Aplikasi yang terlalu besar dan menyebabkan kapasitas hardisk menjadi sempit juga dapat menyebabkan beberapa masalah pada laptop, salah satunya adalah tidak dapat dimatikan. Tidak hanya itu saja, saat digunakan pun kinerja laptop menjadi lebih lambat.

Oleh karena itu, Anda perlu menguninstal beberapa aplikasi yang sekiranya sudah tidak digunakan kembali agar kapasitas hardisk menjadi lebih longgar. Berikut ini langkah-langkah menguninstal aplikasi di Windows.

  • Langkah pertama yaitu dengan membuka menu Control Panel.
  • Langkah selanjutnya pilih menu Programs.
Langkah selanjutnya pilih menu Programs
  • Pada menu Program and Features, Anda dapat memilih opsi Uninstall a program.
Pada menu Program and Features, Anda dapat memilih opsi Uninstall a program
  • Nantinya akan muncul daftar seluruh aplikasi yang terdapat di laptop. Anda dapat memilih beberapa aplikasi tersebut dengan klik kanan lalu pilih opsi Uninstall.
Nantinya akan muncul daftar seluruh aplikasi yang terdapat di laptop. Anda dapat memilih beberapa aplikasi tersebut dengan klik kanan lalu pilih opsi Uninstall
  • Setelah itu Anda dapat menunggu beberapa saat hingga aplikasi tersebut benar-benar terhapus dari perangkat.

5. Install Ulang

Cara selanjutnya yang dapat Anda lakukan untuk mengatasi laptop tidak bisa dimatikan adalah dengan melakukan install ulang Windows.

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, jika terdapat file yang corrupt di sistem operasi, tentunya akan mengakibatkan kinerja Windows menjadi terganggu. Langkah yang tepat untuk mengatasi hal tersebut adalah dengan melakukan install ulang.

Dengan melakukan install ulang Windows, maka seluruh file pada sistem operasi yang lama akan terhapus dan akan digantikan dengan sistem operasi yang baru. Dengan sistem operasi yang baru, tentunya permasalahan laptop yang tidak bisa dimatikan pun akan teratasi juga.

6. Menggunakan Fitur Troubleshooter Windows Update

Fitur ini sendiri adalah bawaan yang terdapat secara default di dalam Windows. Dengan menggunakan fitur ini, Anda dapat menghilangkan bug yang terjadi pada sistem operasi versi lama. Berikut ini adalah cara menggunakan fitur Troubleshooter di laptop Anda.

  • Langkah pertama yaitu dengan membuka menu Control Panel.
  • Setelah itu pada kolom search ketik Troubleshooting lalu pilih opsi View all.
Setelah itu pada kolom search ketik Troubleshooting lalu pilih opsi View all
  • Langkah selanjutnya carai Windows Update, lalu klik kanan dan pilih Run as administrator.
Langkah selanjutnya carai Windows Update, lalu klik kanan dan pilih Run as administrator
  • Kemudian Anda dapat mengikuti langkah-langkah selanjutnya dengan klik tombol Next.

7. Setting Pengaturan Power di Regedit

Cara ini adalah cara yang cukup lama karena sudah dapat digunakan pada Windows 7 untuk mengatasi beberapa masalah. Namun bagi Anda pengguna Windows 10, dapat juga menggunakan cara ini sebagai solusi dari laptop tidak bisa dimatikan lewat tombol power.

Berikut ini adalah beberapa langkah menggunakan power di Regedit.

  • Langkah pertama yaitu dengan menekan kombinasi tombol Windows + R.
  • Jika jendela Run sudah muncul, ketik Regedit lalu pilih tombol OK.
Jika jendela Run sudah muncul, ketik Regedit lalu pilih tombol OK
  • Setelah masuk ke halaman Regedit, masuk ke folder HKEY_CURRENT_USER.
  • Kemudian buka folder Control Panel lalu pilih Desktop.
Kemudian buka folder Control Panel lalu pilih Desktop
  • Disana Anda dapat membuka pengaturan PowerOffActive lalu mengubah nilainya menjadi 1.
  • Setelah itu Anda dapat merestrat laptop.

8. Mengecek Error pada Driver

Driver yang error pun dapat menyebabkan laptop tidak dapat dimatikan. Untuk mengatasi hal ini, Anda dapat mengecek driver yang terakhir kali diinstal pada perangkat laptop. Jika sudah menemukan driver yang error, Anda dapat menguninstalnya melalui menu Control Panel.

Cara-cara laptop tidak bisa dimatikan di atas dapat diterapkan untuk segala jenis merk/tipe laptop, mulai dari laptop Acer, Asus, HP, dan lain sebagainya. Anda dapat menggunakan cara-cara di atas terlebih dahulu sebelum membawanya ke service center.

Beri Konten ini 5 Bintang Dong!
[Total: 0 Average: 0]