Cerpen : Pengertian, Struktur, Unsur Instrinsik & Esktrinsik, dan Contohnya

8 min read

Cerpen

Cerpen atau cerita pendek bisa kita temukan dengan mudah di berbagai buku, novel, tabloid, bahkan di internet. Teks cerpen merupakan salah satu materi Bahasa Indonesia yang sangat populer.

Lalu apakah kamu tahu apa itu cerpen? apa saja struktur pembangunnya? dan apa saja unsur-unsur yang ada di dalamnya? temukan jawabannya yang sudah dirangkum oleh Sudut Nusantara di bawah ini.

Pengertian Cerpen

pengertian cerpen adalah

1. Secara Umum

Cerpen adalah sebuah karya sastra yang berbentuk prosa dan bersifat fiktif, dimana di dalamnya menggambarkan suatu kisah yang dialami oleh suatu tokoh secara ringkas dan disertai dengan berbagai konflik dan diakhiri dengan solusi atau penyelesaian konflik tersebut.

Cerita pendek biasanya hanya berfokus pada satu tokoh utama saja, dan terdiri dari jumlah kata kurang dari 10.000 yang di dalamnya sudah termasuk puncak masalah dan penyelesaiannya.

2. Menurut Para Ahli

a. Menurut KBBI

Cerpen adalah sebuah tulisan mengenai sebuah kisah yang pendek dan isinya tidak melebihi 10 ribu kata, yang menceritakan seorang tokoh.

b. Menurut Hendy

Cerpen yaitu suatu tulisan yang tidak terlalu panjang dan hanya berisi kisah tunggal.

c. Menurut Sumardjo dan Saini

Cerpen merupakan sebuah cerita singkat yang tidak benar-benar terjadi di dunia nyata.

d. Menurut Aoh. K.H

Cerpen atau cerita pendek yaitu sebuah bentuk kisah prosa yang singkat.

e. Menurut J.S Badudu

Cerpen merupakan sebuah karangan cerita yang hanya berfokus pada satu peristiwa saja.

f. Menurut H.B Jassin

Cerita pendek atau cerpen adalah suatu bentuk karangan yang terdiri dari 3 bagian, yaitu perkenalan, pertikaian, dan penyelesaian.

g. Menurut Nugroho Notosusanto

Cerpen adalah cerita yang berisi sekitar 5000 kata yang isinya terpusat pada satu permasalahan.

Struktur Cerpen

struktur cerpen

Terdapat 6 struktur pembangun teks cerpen, yaitu sebagai berikut:

1. Abstrak

Gambaran awal dari sebuah cerita pendek yang akan disajikan. Bagian ini bersifat opsional (boleh ada dan boleh tidak).

2. Orientasi

Bagian pembukaan yang isinya berkaitan dengan waktu, tempat, dan suasana di dalam cerita pendek tersebut.

3. Komplikasi

Rangkaian kejadian yang dihubungkan berdasarkan sebab dan akibat. Karakter atau watak tokoh biasanya akan terlihat pada bagian ini.

4. Evaluasi

Konflik atau permasalahan yang terjadi di dalam cerita tersebut mencapai puncaknya dan mulai mendapatkan solusi atau penyelesaian.

5. Resolusi

Solusi atau penyelesaian dari masalah yang terjadi sudah benar-benar muncul, dan masalah sudah usai.

6. Koda

Bagian penutup dari teks cerpen, yang biasanya berisi kesimpulan dan nilai atau pesan yang bisa didapatkan dari teks cerita pendek tersebut.

Unsur Intrinsik Cerpen

unsur instrinsik cerita pendek

Unsur instrinsik adalah unsur yang membangun sebuah cerita yang berasal dari dalam cerita itu sendiri. Berikut unsur instrinsik cerita pendek:

  • Tema, merupakan inti atau topik pokok yang akan di ceritakan dalam teks cerpen.
  • Tokoh, sosok yang terdapat pada teks cerpen tersebut.
  • Penokohan, watak atau karakter dari tokoh yang ada pada cerpen tersebut.
  • Alur, alur atau plot merupakan jalan cerita. Dimana dapat berupa alur maju, alur mundur, dan alur campuran.
  • Setting, berupa penjelasan tempat, waktu, dan suasana yang terjadi pada cerpen.
  • Sudut Pandang, merupakan suatu cara pandang penulis cerpen tersebut. Bisa orang pertama atau orang ketiga.
  • Amanat, pesan yang terkandung di dalam teks cerita pendek.

Unsur Ekstrinsik Cerpen

unsur ekstrinsik cerita pendek

Unsur ekstrinsik cerita pendek adalah unsur yang membangun sebuah cerpen yang berasal dari luar cerita. Berikut unsur ekstrinsik teks cerita pendek:

  • Latar Belakang Pengarang, biasanya pengarang akan membuat cerpen berdasarkan pengalaman pribadinya.
  • Biografi, memaparkan biodata secara lengkap dan menyeluruh. (Baca juga tentang Teks Biografi)
  • Latar Belakang Masyarakat, kondisi latar belakang masyarakat akan mempengaruhi isi dari cerpen yang dibuat.
  • Kondisi Psikologis, dimana cerita yang dibuat biasanya akan dipengaruhi oleh kondisi psikologis atau mood dari penulis.
  • Aliran Sastra, aliran sastra dari pengarang juga akan mempengaruhi gaya bahasa yang digunakan.

Ciri-Ciri Cerpen

ciri ciri cerita pendek

Untuk membedakan teks cerpen dengan jenis teks lainnya, berikut ini ciri-ciri atau karakteristik teks cerpen itu sendiri.

  • Bersifat fiktif.
  • Hanya terdiri kurang dari 10.000 kata.
  • Selesai dibaca dalam sekali duduk.
  • Penggunaan kata yang mudah untuk dipahami.
  • Hanya menggunakan satu alur saja (alur tunggal).
  • Isi dari cerita mencerminkan kehidupan sehari-hari.
  • Mengangkat beberapa peristiwa yang mudah ditemukan di kehidupan.
  • Penokohan dalam cerita sangat sederhana.
  • Bentuk tulisan sangat singkat.
  • Memiliki pesan dan kesan yang cukup mendalam bagi pembaca.
  • Tokohnya hanya sedikit saja.

Fungsi Sastra dalam Cerpen

fungsi sastra dalam cerita pendek

Adapun beberapa fungsi sastra yang terdapat dalam teks cerpen. Yaitu sebagai berikut:

  • Fungsi Moralitas: mengandung nilai moral atau pesan untuk pembacanya.
  • Fungsi Didaktif: mendidik dan mengarahkan pembaca dengan nilai-nilai kebaikan yang ada di dalamnya.
  • Fungsi Religiusitas: mengandung nilai atau ajaran agama.
  • Fungsi Rekreatif: memberikan rasa gembira, rasa senang, serta menghibur pembaca.
  • Fungsi Estetis: memberikan keindahan bagi pembaca.

Kaidah Kebahasaan Cerpen

kaidah kebahasaan cerita pendek

Dilihat dari gaya bahasa yang digunakan, cerpen memiliki kaidah kebahasaan sebagai berikut:

  • Menggunakan kalimat langsung dan tidak langsung.
  • Menggunakan frasa adverbial (kata keterangan) untuk memberikan keterangan tempat, waktu, dan suasana.
  • Menggunakan kata-kata kiasan (konotatif), seperti dewi pagi yang berarti matahari.
  • Menggunakan pendeskripsian yang kuat.
  • Menggunakan kata yang informal ataupun semiformal.

Cara Membuat Cerpen

cara membuat cerpen

Untuk membuat teks cerpen yang baik dan benar, berikut beberapa langkah yang harus kamu lewati:

  1. Tentukan tema yang sesuai.
  2. Menentukan jumlah tokoh, nama tokoh, peran tokoh, dan watak masing-masing tokoh.
  3. Membuat alur cerita yang jelas.
  4. Memilih sudut pandang yang akan digunakan.
  5. Membuat kerangka berdasarkan struktur cerpen.
  6. Mulai menulis dan mengembangkan kerangka menggunakan kaidah kebahasaan yang sesuai.
  7. Meneliti kembali dan melakukan revisi.

Kumpulan Contoh Cerpen Terbaru dan Terbaik 2021

1. Contoh Cerpen Terbaik

Kurang Disiplin

Suara alarm berbunyi cukup keras sehingga membuat tidur Jovi terganggu. Sementara dia masih sangat mengantuk. Dengan menahan kantuk yang luar biasa, dia pun memaksa untuk membuka kedua matanya.

“Haaaa!” Jovi teriak kaget ketika melihat jam sudah menunjukkan pukul 8 pagi. Dia pun langsung bergegas mandi lalu merapikan dirinya kemudian dengan segera berangkat ke kantor. Ketika dia sampai di kantor, ternyata rapatnya sudah di mulai karena memang jam rapat dimajukan menyesuaikan dengan jadwal dari bos yang saat itu akan pergi ke luar kota.

“Permisi pak, apakah saya boleh masuk?” Tanya Jovi kepada bosnya.

“Oh iya Jov silahkan duduk. Namun maaf untuk proyek ini Zaki yang akan memimpinnya”

“Lah kenapa pak? kan saya hanya telat sebentar saja pak”

“Bukan masalah kamu telat sebentar atau lama Jov. Di proyek ini kami benar-benar membutuhkan pekerja yang professional. Saya sudah lama mempercayakan proyek ini kepada kamu. Namun ternyata, kamu tidak bisa bertindak disiplin dan konsisten seperti apa yang saya harapkan”

“Meski kamu hanya telat sebentar saja, namun teman kamu telah memaparkan idenya yang sangat bagus untuk jalannya proyek ini, dan saya setuju dengan ide Zaki tersebut. Jadi mohon maaf, sudah cukup bagus kamu tidak diberhentikan dari tim ini” Jelas bos dengan nada yang sangat tegas.

Seketika itu juga, Jovi terdiam dengan wajah yang pucat dan menghadap ke bawah. Setelah rapat selesai, dia pergi ke meja kerjanya.

“Kenapa kamu Jov? Nggak biasanya kamu telat gini?” Tanya Aurel teman kantor Jovi.

“Ini kesalahanku Rel. Semalam aku begadang nonton bola hingga larut. Sampai-sampai aku lupa akan ada rapat penting hari ini” Jelas Jovi.

“Oh jadi itu masalahmu. Makanya Jov mulai saat ini kamu harus belajar disiplin dan mengutamakan profesi kamu, jangan hanya karna memuaskan hobi pekerjaan kamu nggak keurus” Sahut Aurel memberi nasihat ke Jovi.

2. Contoh Cerpen Terkenal

Cinta Laki-Laki Biasa
Karya: Asma Nadia

Menjelang hari H, Nania masih sangat sulit untuk mengungkapkan apa alasannya kenapa dia mau menikah dengan lelaki itu. Baru setelah ia menoleh lagi ke belakang, hari-hari yang dilaluinya, gadis cantik itu kini sadar, keheranan yang terjadi bukan milik dia semata, melainkan juga milik banyak orang: Papa, mama, kakak, saudara, teman, tetangga, dan kerabatnya Nania. Mereka semua ternyata juga merasa heran.

Kenapa? Tanya meraka saat Nania mengantarkan undangan.

Saat itu, teman-teman Nania sedang duduk di kantin menikmati hari-hari yang tenang setelah sidang berhasil mereka lalui. Suasana sore di kampus yang sepi, Berpasang-pasang mata tertuju ke satu gadis.

Tiba-tiba pipi Nania mulai memerah, lalu matanya berpijar bagaikan lampu neon 20 watt. Hatinya sibuk merangkai kata yang barangkali beterbangan di otaknya. Mulut Nania mulai terbuka. Semua menunggu. Tapi tidak ada satu katapun yang keluar dari sana. Ia hanya menarik nafas, kemudian mencoba untuk berbicara dan menyadari, dia tidak memiliki satupun kata yang bisa terucap.

Dulu gadis cantik dengan wajah khas asia itu mengira ia punya banyak jawaban, alasan detail dan spesifik kenapa ia bersedia menikah dengan laki-laki itu. Tapi kejadian di kampus adalah kali kedua ia yang pintar berbicara mendadak terdiam. Kejadian pertama terjadi tiga bulan lalu saat ia menyampaikan keinginan Rafli untuk melamar Nania. Momen arisan keluarga Nania dianggap momen yang paling tepat karena semua keluarganya sedang berkumpul, bahkan hingga generasi ketiga, sebab semua kakaknya yang sudah berkeluarga membawa serta anak mereka.

Kamu bercanda kan Nania!

Sontak Nania kaget. Tapi melihat senyum yang tersungging di wajah kakaknya yang tertua, disusul senyum yang sama dari kakak nomor dua dan tiga, dan terakhir dari papa dan mama yang membuat Nania menyimpulkan bahwa mereka mengira Nania hanya bercanda.

Suasana seketika menjadi hening, bahkan keponakan-keponakan Nania juga ikut menatapnya.

Nania serius! tegasnya sambil mengucapkan “Apanya yang lucu jika Rafli memang benar-benar melamar Nania?”

“Tidak ada yang lucu” Suara papa tegas, “Papa hanya tidak menyangka bahwa Rafli berani melamar anak papa”

Nania tersenyum dan merasa lega.

“Tapi Nania tidak serius dengan Rafli, kan?” Ucap mama.

“Kenapa Ma?”

“Sebab kamu gadis yang paling cantik dan berprestasi, masa depan kamu cerah. Habis ini kamu juga akan meraih gelar insinyur. Nania sayang, kamu bisa mendapatkan laki-laki manapun yang kamu mau!”

“Nania cuma mau Rafli” sahutnya dengan airmata yang hampir menetes.

Hari itu dia tahu, bahwa keluarganya bukan sekedar tidak suka, tapi juga tidak menginginkan Rafli.

Tapi kenapa?

Karena Rafli hanya sesosok laki-laki biasa, dari keluarga biasa, dengan pendidikan biasa, penampilan biasa, dengan pekerjaan dan gaji yang sangat biasa.

3. Contoh Cerpen Persahabatan

Indahnya Persahabatan

Namaku Riska, aku sangat beruntung memiliki sahabat yang selalu ada untukku, kami selalu melewati suka dan duka bersama. Suatu ketika aku dan sahabatku bertengkar karena masalah yang sangat sepele, semua itu baru kusadari bahwa sahabatku sangatlah penting bagiku.

Suatu hari aku pergi ke sebuah mall bersama sahabatku, aku menyuruhnya membawakan barang belanjaan yang aku beli, dan ternyata belanjaan yang dibawanya tertinggal. Saat itu aku langsung marah dan melontarkan perkataan yang kasar karena keegoisan dan amarahku.

“Mel, tolong bawain belanjaanku yang ini ya, berat ni banyak banget” Kataku.

“Ok sini aku bantu bawain” Kata Amel.

“Uhhhh kamu emang sahabatku yang terbaik deh” Jawabku.

“Haha iya lah, Amel” Sahut Amel.

“Lapar nggak?” Tanya Amel kepadaku.

“Hmmm iya si” Jawabku.

“Makan dulu yuk! sekarang giliranku yang traktir” Jawab Amel ceria.

“Ok deh ayook” Jawabku.

Sampailah kita berdua di sebuah tempat makan.

“Mau pesan apa ka?” Tanya Amel.

“Samain aja deh sama kamu” Sahutku.

“Ok” Jawab Amel singkat.

Setelah selesai makan, kami mulai berkendara untuk pulang.

“Eh… kok aku ngrasa ada yang ketinggalan ya, tapi apaan ya?” Celetuk Amel di tengah perjalanan.

“Hmmm apaan ya?” Aku membantunya berpikir. “Ehhh belanjaanku mana?” Celetukku.

“Oh God… aku lupa, ketinggalan di tempat makan tadi” Jawab Amel dengan rasa yang bersalah.

“Apa! Ketinggalan! yang bener aja, duh kan kita udah jauh” Jawabku dengan nada yang sedikit kesal.

“Duuuuh, maaf banget ka, aku benar-benar lupa” Jawabnya gugup.

“Apa!? maaf!? kamu pikir dengan minta maaf barangku bisa kembali dan masalah selesai? Seenaknya aja minta maaf” Jawabku dengan kesal.

Keesokan harinya, dia datang membawa barang belanjaanku dan meminta maaf dengan kejadian kemarin, tetapi aku tetap saja masih kesal dan meninggalkannya.

Namun setelah beberapa jam, aku sadar bahwa hal yang aku lakukan itu salah, dan aku juga sadar betapa egoisnya aku. Akupun menghampiri Amel, memeluknya dan meminta maaf.

4. Contoh Cerpen Motivasi

Pohon Pisang

Namaku Sandi, aku sangat suka sekali dengan yang namanya pisang, baik itu dimakan langsung, digoreng, atau direbus.

Bukan hanya dari dari buahnya saja yang saya suka, namun tumbuhan ini juga memiliki banyak sekali makna.

Coba kita amati, ternyata pohon pisang merupakan tumbuhan yang akan selalu bertahan agar tetap hidup sebelum berbuah, selain itu pohon pisang juga akan selalu mempersiapkan penerusnya sebelum ditebas dan mati yaitu tunas yang akan selalu tumbuh disampingnya.

Lalu bagaimana dengan kita, manusia yang diberikan kesempurnaan akal oleh Allah SWT. Sudahkan kita berpikir untuk selalu siap dengan apa yang akan kita bawa nanti jika kita sudah mati? Sudahkah kita siapkan generasi terbaik untuk melanjutkan kehidupan ini?.

Jika kita berpikir secara dewasa dan ilmiah, kehidupan tentu akan berakhir, namun persiapan dan perjuangan untuk kehidupan selanjutnya itulah yang harus kita pikirkan, layaknya sebuah pohon pisang yang sudah mempersiapkan segalanya sebelum ia mati.

5. Contoh Cerpen Pendidikan

Luruskan Niat

Kala itu saat kita sedang menunggu hujan reda di sebuah masjid. Waktu sudah menunjukkan pukul 18:30 WIB. Jika kita tidak bergegas pergi maka kita akan gagal bertemu dengan adik-adik dari panti asuhan al-ikhlas. Akhirnya kita tetap pergi apapun halangannya.

Kami berasal dari sebuah komunitas relawan yang bergerak di bidang pendidikan, apapun itu relawan ya tetaplah relawan, hatinya harus tetap dipenuhi rasa ikhlas apapun yang dilewati. Saat itu kami pergi hanya 2 laki-laki dan 5 perempuan.

“Mas yakin ni tetap jadi mau pergi?” Tanyaku.

“Jadi San, kalau nggak nanti anak-anak pasti kecewa, apapun yang terjadi kita serahkan saja sama Allah” Jawab mas Wahyu.

Akhirnya, kami memutuskan untuk tetap pergi. Kami hanya berbekal Google Maps, dan yang tahu lokasinya hanyalah mas Wahyu, sisanya tidak tahu sama sekali.

Kami kira perjalanannya hanya sekitar 30 menitan, tapi ternyata sudah 1 jam belum sampai dan kami juga nyasar ke tempat yang tidak kami kenali. Karena mas Wahyu lupa.

“Mas gimana nih? masa dari tadi ga nyampe-nyampe. Masih jauh ga sih mas?” Tanya Vita.

“Iya mas kok jauh banget si” Celetuk Nindi.

“Tau gini mending dibatalin aja mas” gumam Sinta.

“Loh kok kalian pada ngeluh gini, sabar ini aku lagi berusaha buat mengingat-ingat lagi, tuh Nando juga lagi nyari di Google Maps, lagipula kita itu relawan, kalo memang niat kita dari awal udah baik, InsyaAllah akan ada jalan” Jawab mas Wahyu.

“Sudah-sudah, betul kata mas wasis, mungkin Allah sedang menguji keikhlasan kita” Ucap Nando.

Setelah itu kami tersadar, bahwa kepergian kami memang untuk tujuan yang baik, mengajar anak-anak di sebuah panti di desa yang tertinggal. Jadi apapun yang terjadi kita harus tetap sabar sembari meluruskan kembali niat baik yang akan kita lakukan.

Demikian artikel mengenai cerpen, semoga bisa bermanfaat dan selamat belajar!.

Beri Konten ini 5 Bintang Dong!
[Total: 0 Average: 0]

Leave a Reply

Your email address will not be published.

© Website Name. All rights reserved.

Mediumish Theme by WowThemesNet.