Sudut Nusantara SudutNusantara.com adalah sebuah situs yang menyajikan berdasarkan hobi mengenai Wisata, Teknologi, Review Gadget, Game, dan Pendidikan.

Cara Mengatasi laptop Lemot Windows 7/8/10

4 min read

cara mengatasi laptop lemot

Cara Mengatasi Laptop Lemot – Salah satu kendala yang sering ditemui pada laptop terutama pada laptop yang umurnya sudah tua adalah kinerjanya yang lemot. Laptop yang lemot tentunya membuat tidak nyaman ketika sedang digunakan, terlebih jika sedang digunakan untuk keperluan yang penting seperti rapat atau presentasi. Oleh karena itu, penting bagi Anda untuk mengetahui cara mengatasi laptop lemot.

Walaupun begitu, Anda jangan terburu-buru untuk mengganti laptop tersebut. Laptop yang berat saat dijalankan bisa disebabkan oleh beberapa hal. Sebelum mengetahui beberapa cara mengatasi laptop yang lemot, Anda tentunya harus mengetahui beberapa penyebab terlebih dahulu agar lebih mudah menemukan cara mengatasi laptop yang tepat.

Penyebab Laptop Lemot

1. Terlalu Banyak Startup Programs

Ketika menyalakan laptop, tanpa Anda sadari terdapat beberapa aplikasi yang sudah terbuka secara otomatis. Adanya aplikasi yang berjalan di background ini memang tidak terlalu berpengaruh, namun jika sudah terlalu banyak maka akan membuat laptop menjadi lemot.

Semakin banyak aplikasi yang bekerja di background, maka semakin lambat juga saat starting Windows. Tentunya hal ini menjadi sebuah masalah yang cukup merepotkan terlebih jika laptop yang digunakan untuk menyelesaikan sebuah pekerjaan.

2. Komponen Harddisk yang Sudah Tua

Harddisk yang umurnya sudah terlalu tua juga dapat menyebabkan laptop menjadi lemot saat proses loading.

Hal ini dikarenakan harddisk adalah komponen yang berhubungan langsung dengan prosesor laptop, jadi jika kinerjanya sudah menurun akan juga mempengaruhi kinerja prosesor.

3. Harddisk Penuh

Selain usia harddisk yang sudah tua, penyebab lainnya laptop menjadi lemot adalah karena komponen harddisk yang sudah penuh. Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, harddisk dapat mempengaruhi kinerja prosesor jika performanya menurun.

Jika kapasitas harddisk penuh, tentunya hardisk hanya memiliki space yang terbatas untuk menyimpan data-data. Bahkkan jika hardisk laptop yang Anda gunakan sudah digunakan 95%, maka dapat membuat laptop menjadi lambat hingga 50%.

4. Kapasitas RAM yang Terlalu Kecil

Kapasitas RAM pun juga termasuk salah satu penyebab laptop menjadi lemot. Kapasitas RAM yang terlalu kecil tentunya akan membuat kinerja laptop semakin berat.

Terlebih jika Anda menggunakan aplikasi yang terlalu besar dan tidak sesuai dengan spesifikasi laptop tersebut, maka akan membuat proses loading laptop semakin lambat. Begitupun saat buka aplikasi, laptop akan terasa sangat lambat ketika digunakan.

5. Terlalu Banyak Memiliki Add-ons

Walaupun add-ons pada browser cukup membantu, namun terlalu banyak memiliki add-ons akan membuat laptop menjadi lambat. Hal ini cukup terasa saat browsing, terlebih jika Anda membuka terlalu banyak jendela di web browser.

6. Laptop Terkena Virus

Virus yang menyerang laptop juga dapat membuat kinerja laptop akan menjadi lambat. Virus sendiri bisa muncul disebabkan oleh beberapa hal, bisa dikarenakan flashdisk yang terdapat virus atau bisa jadi karena Anda membuat website tertentu yang memiliki malware.

7. Jarang Update Sistem Operasi

Windows sendiri secara rutin akan memberikan update pada sistem operasinya agar tetap dapat dijalankan dengan normal. Biasanya Windows akan memberikan update saat terhubung ke internet.

Namun jika Anda tidak pernah melakukan update, tentunya sistem masih akan menggunakan data-data lama yang jika tidak diperbaharui maka akan membuat laptop menjadi lemot.

Terlebih jika Anda masih menggunakan sistem operasi versi lama seperti Windows 7 atau Windows 8, tentunya ketika membuka aplikasi laptop akan menjadi sangat lemot.

Cara Mengatasi Laptop Lemot

1. Mengganti Harddisk dengan SSD

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, harddisk yang sudah terlalu tua akan membuat kinerja laptop akan melambat. Untuk mengatasi masalah ini, Anda dapat melakukan proses defrag yang berfungsi agar performa harddisk kembali menjadi optimal.

Jika sudah melakukan cara tersebut kinerja laptop masih belum optimal, maka Anda dapat mengganti hardisk lama dengan harddisk yang baru atau menggunakan SSD. SSD sendiri akan membuat proses booting laptop menjadi lebih cepat dan responsif.

2. Mengupgrade Kapasitas RAM

Kapasitas RAM yang terlalu kecil namun kebutuhan penggunaan laptop yang cukup banyak tentunya mengakibatkan laptop menjadi sering lemot. Hal ini pun bisa saja terjadi padahal aplikasi sedikit.

RAM sendiri tidak berpengaruh kepada banyaknya aplikasi yang ada, namun berpengaruh kepada besarnya ukuran aplikasi tersebut ketika dijalankan. Untuk mengatasi laptop lemot karena kapasitas RAM yang kecil, Anda dapat mengupgrade kapasitas RAM.

Dengan menambahkan kapasitas RAM, tentunya Anda akan lebih mudah untuk membuka berbagai macam aplikasi. Namun yang perlu diperhatikan, Anda harus menyesuaikan kapasitas RAM dengan spesifikasi dari laptop tersebut.

3. Merawat Hardware Secara Rutin

Cara ini mungkin sangat jarang sekali dilakukan, padahal merawat komponen hardware secara rutin akan mendapatkan berbagai manfaat pada laptop, salah satunya adalah mengatasi laptop yang lemot.

Anda dapat membersihkan komponen-komponen yang memang berhubungan langsung dengan performa laptop tersebut, seperti kipas, motherboard, hingga prosesor. Dengan membersihkannya, tentu tidak akan ada kotoran yang menumpuk dan membuat laptop menjadi lemot.

4. Menggunakan Antivirus

Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, salah satu penyebab laptop menjadi sering lemot adalah karena adanya virus atau malware. Untuk mengatasi masalah ini, Anda dapat mengaktifkan aplikasi antivirus dan melakukan proses pemindaian terhadap virus yang terdapat di laptop.

Anda pun juga dapat menggunakan bantuan Windows Security, yaitu antivirus bawaan dari Windows 10 yang sudah terpasang di perangkat Anda. Cara mengatasi laptop lemot Windows 10 ini tenunya cukup efektif untuk membuat kinerja laptop kembali menjadi optimal.

5. Menggunakan Fitur Command Prompt

Selain menggunakan program antivirus dan Windows Security, Anda juga dapat menghilangkan virus yang menyerang laptop dengan menggunakan fitur Command Prompt (CMD). Cara mengatasi laptop lemot dengan CMD ini pun cukup mudah untuk Anda lakukan.

Berikut ini adalah beberapa langkah menggunakan fitur CMD untuk menghilangkan virus yang menyerang laptop.

  • Langkah pertama adalah dengan klik tombol Start (logo Windows).
  • Setelah itu Anda dapat mengetikan CMD lalu klik Run as Administrator.
Setelah itu Anda dapat mengetikan CMD lalu klik Run as Administrator
  • Setelah halaman CMD sudah terbuka, jika Anda ingin mengecek virus yang terdapat di drive D, maka dapat mengetikan dri D: attrib -s -h /s /d lalu tekan tombol Enter di keyboard.
Setelah halaman CMD sudah terbuka, jika Anda ingin mengecek virus yang terdapat di drive D, maka dapat mengetikan dri D: attrib -s -h /s /d lalu tekan tombol Enter di keyboard
  • Nantinya secara otomatis pada halaman CMD akan muncul semua file yang terdapat di drive tersebut.
Nantinya secara otomatis pada halaman CMD akan muncul semua file yang terdapat di drive tersebut
  • Untuk mengidentifikasi virusnya, Anda dapat mencari file yang memiliki format .EXE lalu menghapusnya langsung melalui CMD.
  • Selesain, virus yang terdapat di laptop Anda sudah terhapus.

6. Menggunakan Thermal Paste di Prosesor

Cara selanjutnya untuk mengatasi laptop yang lemot adalah dengan menggunakan thermal paste di prosesor. Biasanya pada waktu tertentu seperti saat di cas, saat online di media sosial, atau saat bermain game perangkat laptop akan menjadi cepat panas dan lemot.

Dengan menggunakan thermal paste ini, akan membantu prosesor untuk mendinginkan dan menjaga temp agar tidak terlalu panas. Jika suhu pada prosesor dapat stabil, tentunya akan membantu mengoptimalkan kinerja dari laptop tanpa membuatnya menjadi lemot.

7. Uninstall Aplikasi

Terlalu banyak memiliki aplikasi yang membuat kapasitas hardisk menjadi penuh tentunya akan memberatkan kinerja laptop. Maka dari itu, Anda dapat menguninstal aplikasi yang dirasa sudah tidak digunakan, terlebih aplikasi yang memiliki file cukup besar.

Untuk cara menguninstal aplikasi Anda dapat mengikuti langkah-langkah dibawah ini.

  • Cari menu Control Panel lalu klik Open.
Cari menu Control Panel lalu klik Open
  • Setelah itu pada opsi programs, Anda dapat klik Uninstall a Program.
Setelah itu pada opsi programs, Anda dapat klik Uninstall a Program
  • Kemudian Anda dapat memilih aplikasi yang ingin di uninstal dengan klik kanan lalu pilih opsi Uninstall.
Kemudian Anda dapat memilih aplikasi yang ingin di uninstal dengan klik kanan lalu pilih opsi Uninstall

Cara mengatasi laptop lemot di atas dapat diterapkan untuk segala jenis/merk laptop, mulai dari Asus, HP, Acer, dan masih banyak lagi. Cara-cara di atas dapat Anda lakukan tanpa install ulang Windows ataupun membawanya ke service center.

Beri Konten ini 5 Bintang Dong!
[Total: 0 Average: 0]
Sudut Nusantara SudutNusantara.com adalah sebuah situs yang menyajikan berdasarkan hobi mengenai Wisata, Teknologi, Review Gadget, Game, dan Pendidikan.