Alat Musik Harmonis: Pengertian, Fungsi, Jenis dan Contoh

alat musik harmonis

Alat musik harmonis-Kali ini saya akan menjelaskan mengenenai pengertian alat musik harmonis, fungsi alat musik harmonis, jenis-jenis alat musik harmonis, dan contoh-contoh alat musik harmonis. Untuk pembahasan lebih lanjutnya bisa kalian simah informasinya dibawah sini.

Pengertian Alat Musik Harmonis

Secaran umum, pengertian Alat Musik Harmonis adalah alat musik yang dimainkan untuk memainkan harmoni dalam sebuah lagu. Karena alat musik biasanya memainkan harmoni, maka ciri-cirinya ialah bisa memainkan tiga nada atau lebih secara bersamaan.

Alat musik harmonis juga memiliki sebuah nada lagu, namun tidak dapat untuk dibentuk. Biasanya digunakan sebagi melodi dalam nada sebuah lagu. Alat musik harmonis ini juga tidak dapat memaikan chord sendirian, harus dibantu dengan alat musik lainnya.

Fungsi Alat Musik Harmonis

Alat musik harmonis memiliki fungsi sebagai alat musik yang digunakan oleh musisi untuk memperindah sebuah lagu dengan menjadi pengiring sebuah melodi serta musik.

Jenis-Jenis dan Contoh Alat Musik Harmonis

Jenis alat musik harmonis terbagi menjadi dua, yaitu alat musik harmonis modern dan alat musik tradisional. Berikut ini kami akan memberikan beberapa contoh dari alat musik harmonis modern dan tradisional, antara lain sebagai berikut:

Alat Musik Harmonis Modern

Berikut ini beberapa contoh alat musik harmonis modern beserta penjelasannya:

1. Gitar

Gitar

Gitar menjadi salah satu alat musik harmonis yang populer dikalangan musisi maupun masyarakat. Gitar dapat dimainkan disegala genre musik. Alat musik ini juga termasuk dalam alat musik melodis. Saat menjadi alat musik harmonis maupun melodis, gitar dimainkan dengan cara dipetik senarnya satu persatu. Bisa juga mengunakan jari tangan atau plektrum.

2. Piano

Piano

Satu lagi alat musik harmonis yang sudah cukup terkenal dikalangan musisi dan masyarakat Indonesia. Yup, apalagi kalau bukan piano. Piano sudah sering kalian lihat dan dengar namanya. Mereka yang memainkan piano ini disebut dengan pianis. Dalam beberapa pertunjukkan musik, piano sering digunakan dalam satu genre musik instrumental.

3. Harmonika

Harmonika

Alat musik harmonis yang berikutnya memiliki cara bermain yang cukup unik. Apa lagi kalau bukan harmonika. Lantaran cara bermainnya bisa meniupnya atau menghisapnya dengan mulut. Terlihat cukup mudah, tetapi untuk memainkannya cukup sulit loh! Harmonika biasanya digunakan dalam pertujukkan musik solo, country dan ansambel.

4. Harpa

Harpa

Alat musik harmonis ini biasanya digunakan dalam pertunjukkan musik klasik. Harpa memiliki jumlah senar sebanyak 22 hingga 47 buah senar. Cara menggunakan harpa yaitu dengan memetik senarnya menggunakan kedua tangan untuk dapat menghasilkan nada yang harmonis.

5. Marimba

Marimba

Marimba yang memiliki bentuk hampir mirip seperti piano, akan tetapi cara memainkannya yang berbeda. Alat musik yang satu ini dapat kalian mainkan dengan cara dipukul. Marimba terbuat dari batang kayu yang nantinya digunakan sebagai bantalan untuk dipukul.

Juga terdapat tambahan pipa yang menggantung dibagian bawah yang gunanya sebagai resonator. Batang kayu yang diposisikan mirip seperti piano dang menggunakan nada kromatik. Marimba dapat kalian jumpai dalam pertunjukkan musik korps terompet, okestra, marching band sampai musik dengan komposisi untuk jazz ensamble.

Alat Musik Harmonis Tradisional

Berikut ini beberapa contoh alat musik harmonis tradisional beserta penjelasannya:

1. Angklung

Angklung

Alat musik yang satu ini sudah dikenal oleh masyarakat Indonesia maupun mancanegara. Apalagi kalau bukan angklung, alat musik yang berasal dari Jawa Barat ini terbuat dari susunan bambu yang memanjang menyerupai pipa. Bambu tersebut dipotong sesuai ukuran yang nantinya menghasilkan nada yang diinginkan.

Dapat dimainkan dengan cara mengoyangkanya. Angklung biasanya dimainkan dengan banyak orang. Yang mana nantinya bergantian membunyikannya. Karna satu angklung hanya dapat menghasilkan satu nada saja.

2. Gambus

Gambus

Alat musik gambus ini berasal dari daerah Riau. Gambus ini mengadopsi alat musik dari Arab yang bernama Al’ud. Di daerah Riau, gambus digunakan oleh nelayan untuk menghibur diri sendiri pada saat mereka mencari ikan. Untuk zaman modern sekarang gambus dimainkan untuk pengiring Zapin.

3. Sasando

Sasando

Alat musik harmonis tradisional berikutnya berasal dari Rote, Nusa Tenggara Timur (NTT). Yup, apalagi kalau bukan sasando. Alat musik sasando dapat kalian mainkan dengan cara memetik dua hingga tiga senar/dawainya secara bersamaan.

Sasando terbuat dari kayu bambu yang digunakan sebagai resonansi, serta sasando juga dikelilingi bantalan yang terbuat dari kayu yang akan melingkar dari ujung bawah hingga atas sasando.

4. Bonang

Bonang

Alat musik tradisional Indonesia yang masih satu rumpun dengan gamelan. Yang terbuat dari logam kuningan, memiliki cara bermain dengan dipukul menggunakan tongkat kayu. Terdiri dari bonang yang disusun sejajar di lantai yang diletakkan di rak kecil/pendek.

Tongkat kayunya dilapisi dengan kain atau karet agar menghasilkan nada yang bulat pada saat didengar nanti. Pemain bonang yang memukul dengan dua tongkat kayu tersebut, dapat menghasilkan lebih dari satu nada suara. Yang dapat memberikan satu ciri fungsi harmonis.

5. Sapeh

Sapeh

Sapeh adalah alat musik yang berasal dari Suku Dayak. Persebaran alat musik ini mulai dari Pulau Kalimantan hingga Malaysia. Arti kata sapeh sendiri memiliki makna “memetik dengan jari”. Sapeh terbuat dari kayu yang memiliki bentuk seperti sampan dan biasanya sepeh diberi motif oleh suku Dayak seperti kepala burung dan taring.

Biasanya sapeh digunakan oleh masyarakat setempat untuk menyatakan perasaan mereka. Untuk musik yang riang dinyanyikan pada siang hari dan untuk musik yang sedih dinyanyikan pada malam hari. Sapeh juga biasanya digunakan oleh suku Dayak untuk mengiringi tarian Dayak dan upacara adat lainnya.

Cara memainkannya juga tidak jauh beda dengan bermain gitar, yakni dengan dipetik. Bedanya dari kedua alat musik tersebut yaitu, tidak ada lubang seperti gitar dan kunci notasinya juga berbeda. Sapeh juga memiliki beberapa jenis, akan tetapi yang lebih awam terkenal yaitu, sapeh dari Dayak Kayaan dan sapeh Dayak Kenyah.

Terdapat beberapa berbedaan antara kedua sapeh tersebut. Sapeh Dayak Kayaan memiliki dua senar, panjangnya mencapai satu meter dan memiliki badan lebar. Sedangkan untuk Sapeh Dayak Kenyah ukurannya lebih besar yakni 1,5 meter dengan badan yang kecil memanjang dan jumlah senarnya juga lebih banyak terdiri dari tiga hingga lima senar.

Pada zaman dulu, senar sapeh menggunakan serat pohon enau. Tapi pada zaman modern ini, sapeh menggunakan kawat kecil. Kini, sapeh sudah bisa dimainkan dengan alat musik modern lainnya.

6. Kolintang

Kolintang

Berikutnya satu lagi alat musik harmonis tradisional Indonesia yang bernama kolintang. Alat musik kolintang sendiri berasal dari Minahasa. Asal usul alat musik ini berasal dari suaranya nada rendahnya yang memiliki nada “tong”, nada tengahnya “tang”, nada tertingginya ” ting”.

Sehingg pada masa dulu, masyarakat Minahasa ingin bermain kolintang meraka berkata “Mari ber tong ting tang” atau dalam bahasa masyarakat Minahasa menyebut dengan “Maimo Kulomintang”. Kolintang juga menghasilkan tangga nada diatonis.

Alat musik ini terbuat dari kayu yang terdiri dari kotak yang memiliki fungsi sebagai resonansi suara. Bilah-bilah kayu yang nantinya menghasilkan suara jika kalian memukulnya.

Nah, itu tadi berbagi macam alat musik harmonis modern dan tradisional yang kami jelaskan tadi. Semoga dapat menambah wawasan kalian serta dapat menambah pengetahuan kalian tetang alat musik harmonis. Sampai jumpa lain waktu!

Beri Konten ini 5 Bintang Dong!
[Total: 1 Average: 5]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here